Hindari Resiko Kaca Pecah Sendiri Dengan Kaca Tempered Laminated

Hindari Resiko Kaca Pecah Sendiri Dengan Kaca Tempered Laminated

Kaca tempered laminated merupakan pilihan kaca yang sangat aman pada banguanan Anda. Terlebih lagi jika Anda berkeinginan membangun rumah dengan desain modern yang memiliki banyak kaca. Kaca tempered laminated selain aman juga sangat kuat kekuatannya lebih dari kaca biasa. Kaca tempered laminated ini sebenarnya merupakan satu jenis kaca tempered yang mengalami proses laminating agar lebih aman. Kenapa kaca ini terbilang lebih aman dari kaca lain berikut penjelasannya.

kaca tempered laminated

Kaca merupakan salah satu material yang diperlukan ketika membangun rumah. biasanya kaca ini digunakan sebagai sekat ruangan atau dipasang dijendela. Penggunaan kaca ini bertujuan agar cahaya bisa masuk kedalam rumah. Adapun jenis kaca yang biasanya digunakan adalah kaca tempered. Kaca tempered merupakan kaca yang memiliki kekuatan 4 sampai 5 kali lipat dari pada kaca biasa. Kaca jenis ini cocok dipakai untuk dinding dan anak tangga. Selain itu kaca ini juga sering digunakan untuk kaca mobil, kulkas bahkan gadget.

Kelebihan dari kaca yang satu ini adalah ketika pecah aka membentuk butiran-butiran kecil yang memilki sifat tidak tajam, sehingga sangat aman untuk digunakan. Kaca jenis ini biasanya nama water mark nama perusahaan yang menempel susah untuk dibersihkan. Jika ada cahaya lampu yang mengarah pada kaca ini cahaya tersebut akan sedikit berbelokdan jika dilihat dari sudut pandang 145 derajat dapat terlihat warna pelangi.

Selain beberapa kelebihan tersebut kaca yang satu ini juga memiliki beberapa kekurangan diantaranya akan menampilkan tanda atau stress mark akibat perubahan suhu. Kaca yang dibuat dengan metode tempered ini dapat menimbulkan resiko kaca tersebut susah dimasukan ke dalam frame jendela. Kelemahan yang paling dihindari dari kaca ini adalah resiko kaca yang dapat meledak sendiri. Hal ini dapat terjadi karena proses tempering yang akan menjadi katalis akan aktifnya kandungan nikelnya yang sedang inaktif atau tertidur didalam kaca tersebut. Kandungan nikel yang inaktif ini sewaktu-waktu bisa meledak dengan sendirinya tanpa ada pemicu dari luar yang menyebabkan kaca menjadi pecah. Sayangnya di industri kaca masih belum ditemukan solusi untuk mendeteksi nikel yang terkandung dalam kaca sebelum dilakukannya proses tempering. Sehingga kaca yang ditempel pada banguanan memilki resiko meledak sendiri. Untuk menghindari hal tersebut solusi yang dapat dipilih adalah dengan melakukan proses laminati pada kaca yang memerlukan proses tempered, kaca yang dihasilkan dari proses ini disebut kaca tempered laminated.